Ada Plafon Ambrol Dikira Bom di Balai Kota, Ahok Ngacir Saat Rapat

Ada Plafon Ambrol Dikira Bom di Balai Kota, Ahok Ngacir Saat Rapat
wartalima.com – Suara dentuman keras terdengar di Balai Kota, Kamis (28/8/204) sore. Ternyata bunyi tersebut berasal dari plafon di lantai 24 gedung blok G yang ambrol.

Sekitar pukul 16.25 WIB, Wagub DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sedang menerima tamu dari Hong Kong di ruangannya di Balai Agung lantai 2. Tiba-tiba terdengar suara dentuman keras yang berasal dari Blok G.

Pamdal yang menjaga Balai Agung langsung menginfokan semua orang yang ada di ruangan untuk segera keluar. “Semuanya keluar, ada bom!” katanya dengan suara berteriak.

Ahok dan juga pegawai di gedung itu panik dan turun ke lantai dasar untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi. Di Aula Balai Agung yang kebetulan sedang menggelar acara Abang None, semua tamu juga ikut berhamburan keluar.

Setelah diperiksa ternyata suara itu bukan bom tapi suara dentuman akibat robohnya plafon lantai 24 Blok G yang berada di sisi timur, tepatnya di ruang serbaguna. Gedung tersebut memang terhubung dengan Balai Agung tempat Ahok dan Jokowi berkantor, sehingga suara dentumannya bisa terdengar sampai ruangan Ahok.

Di lantai 3, satu lantai di atas ruangan kerja Ahok tepatnya di Ruang Respon Opini Publik ikut terkena imbsanya, asbes ruangan bolong, lampu-lampu copot dan pecahan genting berserakan di lantai.

Kepala Biro Umum Agustino Darmawan mengatakan itu proyek 2012 di bawah Dinas Perumahan. “Penutup dinding ini di pasang di bagian barat dan timur blok G, yang hancur ini di bagian sisi timur,” kata Agus di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (28/8/2014).

(detik.com)

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *