Foto Bugil Menyebar, Siswi Tulungagung Dikeluarkan Sekolah dan Minta Tanggungjawab Pelaku Penyebaran

Foto Bugil Menyebar, Siswi Tulungagung Dikeluarkan Sekolah dan Minta Tanggungjawab Pelaku Penyebaran
wartalima.com – Tif (15), inisial seorang siswi kelas X di salah satu Madratsah Tsanawiyah (MTs) Negeri Tulungagung, Jawa Timur dikeluarkan dari sekolah atas kesepakatan orang tuanya untuk mengundurkan diri dan pindah sekolah, bukan atas paksaan dari guru bimbingan penyuluhan (BP), terkait tersebarnya foto setengah telanjang miliknya yang pernah diberikan kepada pacarnya, Ek (15).

Senin, 10 November 2014, Tif yang didampingi orang tuanya masih menjalani proses media di Mapolsek Kalidawir dengan berbagai pihak yang diduga terlibat dalam kasus penyebaran foto bugilnya ke berbagai media sosial maupun ke ponsel. Ek, sang pacar bersikeras membantah tuduhan bahwa dia yang melakukan penyebaran foto tersebut.

Salah satu saksi, Nanang menjelaskan bahwa yang menyebarkan foto bugil tersebut adalah teman Ek dengan inisial Bgs yang sempat berkomunikasi dengan Tif melalui Blackberry Messenger (BBM) dan berpura-pura mengaku sebagai Ek.

Kapolsek Kalidawir, AKP Tohir mengatakan pihaknya mengutamakan upaya mediasi karena hal ini merupakan kasus pornografi yang melibatkan anak-anak di bawah umur sehingga pihak kepolisian belum menetapkan tersangka.

Sedangkan orang tua (ortu) Tif mengatakan, sebelumnya dia tidak mengetahui masalah yang dihadapi anaknya hingga mendapat panggilan dari guru BP. Dari situ dia mengetahui dengan jelas kenapa Tif tidak masuk sekolah beberapa hari.

Saat bertemu dengan guru BP tersebut, ortu Tif diberi dua pilihan alternatif karena anaknya sudah dianggap melanggar peraturan sekolah, yaitu pindah sekolah atau mengundurkan diri. Mau tak mau meski merasa berat dengan dua pilihan itu, ortu Tif menandatangani surat pengunduran diri dan memindahkan Tif ke pesantren.

Terkait hal tersebut, pihak kepolisian berinisiatif untuk mendatangkan kepala sekolah MTS Negeri tersebut.

Malangnya, Tif hanya sempat bersekolah di pesantren tersebut selama tiga hari hingga kemudian dia mengetahui bahwa ada adik Ek dan foto pornonya juga menyebar di lingkungan sekolah itu. Hal itu membuat Tif tidak berani kembali bersekolah.

Tif meminta pertanggunggjawaban pelaku penyebaran foto bugilnya agar dia bisa kembali bersekolah.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *