Susi Pudjiastuti Tangkap dan Tenggelamkan 5 Kapal Pencuri Ikan

Kategori: Berita Daerah
Susi Pudjiastuti (tempo) wartalima.com - Sebanyak lima kapal pencuri ikan yang berisi 61 anak buah kapal (ABK) berhasil ditangkap oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) pada Rabu, 19 November 2014 di Laut Natuna, Kepulauan Riau. Kapal-kapal tersebut terbukti palsu dan ilegal karena menggunakan bendera Indonesia namun seluruh ABK berkebangsaan asing. Kelima kapal tersebut berasal dari Thailand.

Hal tersebut diumumkan secara langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Maritim Indroyono Soesilo dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti di Gedung Mina Bahari Kantor KKP, Jalan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, hari ini, Jumat, 21 November 2014.

Indroyono pun menegaskan, bersama dengan KKP, dirinya akan segera menenggelamkan kelima kapal tersebut sesuai dengan perintah Presiden Joko Widodo untuk menenggelamkan kapal asing ilegal yang kedapatan beroperasi di wilayah perairan Nusantara.
Penenggelaman kapal terbut juga tercantum dalam ayat 1 dan 4 pasal 69 UU No 45/2009 tentang perikanan yang berbunyi:

Ayat 1 : Kapal pengawas. Perikanan berfungsi melaksanakan pengawasan dan penegakan hukum di bidang perikanan dalam wilayah pengelolaan perikanan negara republik Indonesia.

Ayat 4 : Dalam melaksanakan fungsi sebagaimana dimaksud pada ayat 1 penyidik dan atau pengawas perikanan dapat melakukan tindakan khusus berupa pembayaran dan atau penenggelaman kapal perikanan yang berbendera asing berdasarkan bukti permulaan yang cukup.

Atas dasar hukum tersebut, Susi bersama Indroyono akan segera menenggelamkan lima kapal asing ilegal yang berhasil ditangkap itu secepat mungkin.
DISCLAIMER: Segala Komentar yang tertampil bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi WARTALIMA.com melainkan adalah sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim. bagi komentar yang dianggap berisi fitnah, tidak etis atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan, Redaksi berhak menghapuskan komentar dan atau menutup akses bagi pengirim.
LiveZilla Live Help