Dipandang Belum Terpadu, Risma diminta Tunda Bangun Trem Surabaya

Dipandang Belum Terpadu, Risma diminta Tunda Bangun Trem Surabaya
Wartalima.com – Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia, Danang Parigesit mengatakan pemerintah kota Surabaya sebaiknya mengkaji ulang rencana pembangunan Trem di Surabaya. Menurut Danang, sistem transportasi di Surabaya belum terpadu, sehingga Trem hanya akan menambah ramai kendaraan di jalan.
“Pembangunan Trem Surabaya sebaiknya ditunda. Kota ini belum mempunyai saran transportasi pendukung Trem” ujar Danang.

Danang menambahkan, sampai saat ini lalulintas di Surabaya masih didominasi kendaraan peribadi. Hanya sedikit kendaraan umum yang masuk ke jalan protokol atau jalan lingkungan.

Sekretaris Jendral Perhimpunan Insinyur Indonesia ini menyarankan, sebelum membangun Trem pemerintah kota harus membuat jaringan transportasi publik yang terkoneksi dan memadai untuk mendukung Trem sebagai mass rapid transit. Pemerintah kota kata Danang juga harus menambah jumlah kendaraan umum.
Danang memprediksi penyusunan jaringan akan memakan waktu dua tahun. “Jika jaringan sudah selesai, barulah pemerintah dapat membangun Trem. Kira-kira 2018 Trem sudah dapat dibangun”, ujar Daang.

Ignasius Jonan selaku menteri Perhubungan, sebelumnya menyatakan akan .menggenjot pembangunan rel bersama pemerintah Surabaya Mulai 2015. Jonan mengungkapkan, Trem Surabaya dikelola oleh PT Kereta Api Indonesia dan menggunakan teknologi terbaik.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *