Terancam Tak Digaji 6 Bulan, Ahok Tetap Santai

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok (kompas)Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok (kompas)
wartalima.com – Surat edaran dari Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengenai kepala daerah dan wakilnya beserta jajaran DPRD yang tidak akan digaji selama enam bulan jika belum menetapkan APBD hingga akhir tahun ini ditanggapi dengan santai oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang mengatakan tidak mempermasalahkan hal tersebut sebab gajinya dinilai tak seberapa.

“Ya sama-sama enggak digaji, enggak apa-apa. Kecil ini gajinya,” kata Ahok.

DPRD DKI Jakarta, hingga kini belum membahas Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) DKI 2015. Bahkan alat kelengkapan dewan pun baru terbentuk pada Senin, 8 Desember 2014 kemarin.

Padahal dalam surat edaran dari Menteri Tjahjo yang bernomor 903/6865/SJ berisi himbauan agar kepala daerah segera menetapkan APBD 2015 dan jika sampai tanggal 31 Desember 2014 belum ditetapkan, maka kepala daerah, wakil kepala daerah dan seluruh anggota DPRD akan terkena sankdi dengan tidak menerima gaji selama enam bulan ke depannya.

Tak hanya itu saja, sanksi yang tercantum dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah itu juga menyebutkan, mereka juga tidak akan menerima gaji pokok, tunjangan jabatan, dan tunjangan lain-lain selama masa sanksi belum usai.

Ahok yang tak memusingkan sanksi tersebut mengatakan bahwa pengesahan APBD DKI 2015 tergantung koordinasi antara Pemprov DKI dengan DPRD DKI dimana DPRD sendiri mempunyai waktu sekitar tiga minggu untuk menyelesaikan dan mengesahkannya.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *