Masih Pakai Uang Tunai Untuk Transaksi dan Laporan Keuangan Dinas Tak Beres, Ahok Geram

Masih Pakai Uang Tunai Untuk Transaksi dan Laporan Keuangan Dinas Tak Beres, Ahok Geram
wartalima.com – Dalam kesempatan memberi pengarahan kepada Satuan Kerja Perangkat Daerah di Balai Kota, Rabu, 31 Desember 2014, Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengatakan bahwa ada persekongkolan terhadap keuangan diari sejumlah program di beberapa dinas di DKI Jakarta.

Sejumlah program tersebut banyak dilanggar aturannya sehingga tidak berjalan sebagaimana mestinya dan ada juga program yang anggarannya tidak beres. Salah satu program tersebut adalah meminimalisir penggunaan uang tunai untuk bertransaksi. Hingga saat ini, dikatakan Ahok, masih ada sejumlah dinas yang tidak menjalankannya.

Ahok juga mengungkapkan banyak anggaran yang tak jelas dan sangat merugikan rakyat sebab yang dipakai oleh pemerintah adalah uang rakyat, namun laporan keuangannya tidak beres. “ Seharusnya laporan keuangan bisa seperti bank, harian, agar teratur,” terang Ahok.

Selain itu, di tahun 2014 ada beberapa program kerja yang tidak bisa terselesaikan dan Ahok pun menduga adanya sejumlah pejabat yang mengulur waktu dalam pelaksanaannya.

Seperti yang gencar diberitakan, Ahok akan melakukan rotasi besar-besaran terhadap 6.000 PNS di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Mengenai adanya kontra yang bisa timbul nantinya, Ahok tidak merasa khawatir dan dengan tegas dia mengatakan akan tetap melantik PNS dengan posisi baru pada 2 Januari 2015.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *