Bogor Siaga Satu, 10 Napi Narkoba Kabur

Bogor Siaga Satu, 10 Napi Narkoba Kabur
wartalima.com – Sebanyak 10 orang napi tahanan penjara Cawang, Jakarta Timur berhasil kabur dan membuat Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bogor menetapkan status siaga satu sebab salah satu dari mereka merupakan bandar narkoba yang berasal dari Bogor.

Terkait hal tersebut, Kepala BNN Kabupaten Bogor, Setia Budhi Nugraha mengatakan pihaknya mendapatkan perintah dari pusat untuk melakukan pengejaran terhadap tahanan asal Bogor itu dan diminta waspada dengan menetapkan status siaga satu.

Tahanan narkoba asal Bogor itu adalah Erick Yustin (39), yang berdomisili di Perumahan Griya Katulampa, Kelurahan Katulampa. Dia ditangkap pada 30 Januari 2015 di daerah Cempaka Wangi, Jakarta Pusat karena terlibat peredaran 7,6 kilogram sabu dan menjadi kaki tangan Sylvester Obiekwe, napi LP Nusakambangan yang mengendalikan bisnis narkoba dari dalam penjara.

Diberitakan sebelumnya, BNN telah merilis 10 tahanan narkoba yang melarikan diri dari sel. Para napi yang kabur tersebut merupakan jaringan Aceh dan juga pengedar narkoba yang berhasil ditangkap di Pemakaman San Diego Hills. Hal tersebut dituturkan oleh Kepala Bagian Humas BNN Kombes Slamet Pribadi dalam konferensi persnya, Selasa, 31 Maret 2015.

Dari 10 napi yang kabur itu terdapat lima orang yang merupakan jaringan Aceh, yaitu Abdullah alias Dulah (35), Samsul Bahri alias Kombet (42), Hamdani Razali (36), Hasan Basri (35) dan Usman alias Raoh (42) yang ditangkap karena mengedarkan narkoba jenis sabu seberat 77,3 kilogram pada 15 Februari 2015.

Untuk kasus peredaran narkoba di Pemakaman San Diego Hills, tercatat dua nama yang kabur, yaitu Apip Apriansyah (33) dan M. Husein (42) yang ditangkap di San Diego Hills, Karawang atas kasus 25,2 kilogram sabu.

Napi narkoba yang kabur lainnya adalah Harry Radiawana alias Pak De (47) yang terlibat transaksi narkoba 5.327,3 gram dan 127 butir ekstasi di kawasan Lebak Bulus dan ditangkap tanggal 4 Februari 2015, Frangky Gozali alias Thomas (34) yang merupakan tahanan titipan dari BNNP DKI Jakarta dan Erick Yustin (39) warga Bogor.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *