Seorang Pengusaha Siap Beberkan Kasus Dugaan dan Bukti Korupsi Para Elite PKS

Kategori: Kriminal
Seorang Pengusaha Siap Beberkan Kasus Dugaan dan Bukti Korupsi Para Elite PKS
Yudi Setiawan, seorang pengusaha yang merasa dikorbankan bersiap untuk membeberkan berbagai kasus dugaan korupsi yang dilakukan oleh para elite PKS. Dia menempuh jalan ini karena sudah tidak ada cara lain selain melawan walaupun harus menghadapi resiko konspirasi hingga kematian yang menghadang.
Dari beberapa kasus yang dibeberkan oleh Yudi tersebut terdapat sejumlah transaksi yang dilakukan oleh para elite PKS yang diduga berkaitan dengan sejumlah proyek di kementrian yang mereka pimpin. Tak hanya berbicara kasus saja, Yudi juga memiliki berbagai bukti transfer, catatan keuangan hingga risalah rapat yang semakin memperkuat dugaan kasus korupsi tersebut.

Kasus apa saja yang menjadi senjata Yudi? Berikut ini empat di antaranya yang berhasil diliput:

1.Rp 1,9 M untuk Anis Matta

142346_yudi2[1]

 

Yudi Setiawan mengaku telah membayar Rp 1,9 miliar untuk Presiden PKS Anis Matta. Itu adalah fee sebesar 1 persen dari total anggaran Rp 189 miliar. Duit itu sengaja digelontorkan guna mendapatkan persetujuan pengadaan proyek benih kopi di Kementan.

Uang sebanyak itu diberikan lewat Ahmad Fathanah dengan cara transfer dan pemberian tunai. Belum jelas apakah ada duit yang sampai ke tangan Anis. Namun menurut Yudi, dia pernah berbicara langsung via telepon dengan sang presiden. Kala itu, Anis berpesan agar semua dititipkan pada Fathanah.

Anis yang dimintai konfirmasi belum memberikan respons. Namun sebelumnya dia selalu membantah terlibat dalam urusan ini.

2.PKS Targetkan Rp 2 T untuk Pemilu

142416_yudi3[1]

Dakwaan KPK terhadap Luthfi Hasan Ishaaq juga menyebut upaya pencarian dana PKS untuk menghadapi Pemilu 2014. Tak tanggung-tanggung, PKS menargetkan mendapatkan dana Rp 2 triliun untuk menghadapi pemilu.

Hal ini terungkap berkat 'nyanyian' Yudi Setiawan. Pada 12 Juli 2012 lalu, Luthfi bersama Yudi Setiawan dan Ahmad Fathanah pernah bertemu. Tujuan untuk konsolidasi pemenuhan dana PKS. Skema rapat masih tersimpan di dokumen Yudi.

Dalam pertemuan itu, Yudi merancang dari mana PKS bisa mendapatkan dana sebesar itu. Kesimpulannya, dana itu akan didapat dari proyek di tiga kementerian yang dipimpin oleh kader PKS.

"Dari Kementan Rp 1 triliun, Kemensos Rp 500 miliar dan Kemenkominfo Rp 500 miliar," papar jaksa KPK Avni.

Tiga orang peserta rapat yang hadir pun mendapat tugas. Yudi bertugas untuk menyebar uang panjer proyek. Sedangkan Luthfi tugasnya untuk mengawal proyek berdasarkan relasi partai, kalangan kementerian dan DPR.

"Saya ditugaskan sebagai orang yang cari duit untuk Pemilu 2014. Saya tidak mengejar imbalan proyek. Saya ini nggak kejar proyek, saya kejar kesejahteraan petani. Saya nggak main proyek," kata Yudi saat ditemui di Kalsel.

Para politisi PKS yang dikonfirmasi soal ini ramai-ramai membantah. Mereka menyebut sumber dana PKS selalu dari donatur anggota dan kelompok lain yang halal.

3.Total 9 Proyek Dijadikan 'Lumbung' Uang

142433_yudi5[1]

Jaksa Penuntut Umum KPK memasukkan sedikitnya 9 proyek yang berkaitan dengan kasus Luthfi Hasan Ishaaq. Proyek-proyek inilah yang digarap Luthfi, Fathanah bersama pengusaha Yudi Setiawan.

Proyek-proyek tersebut antara lain: pengadaan benih jagung hibrida, bibit kopi, bibit pisang dan kentang, laboratorium benih padi, bantuan bio komposer, bantuan pupuk NPK, bantuan sarana Light Trap, pengadaan hand tractor dan kuota daging sapi.

"Dalam proyek tersebut disepakati bahwa proyek-proyek di Kementan RI akan diijon oleh terdakwa dan pelaksanaan pekerjaannya akan diserahkan kepada Yudi Setiawan dengan komisi sebesar 1 persen dari nilai pagu anggaran. Yang mana pengurusan komisi tersebut dipercayakan kepada Ahmad Fathanah," ujar jaksa Guntur Ferry di Pengadilan Tipikor, Senin (24/6) lalu.

Saat ditemui Majalah detik, Yudi mengakui sejumlah proyek ini. Khusus untuk pengadaan laboratorium benih padi, Yudi mengatakan pagu anggarannya Rp 175 miliar. Lalu duit Rp 1,7 miliar diserahkan sebagai uang semir kepada Fathanah. Total sudah belasan miliar uang yang digelontorkan Yudi pada Fathanah

4.Siap Mati Tanpa Penasaran

Yudi Setiawan merasa dikorbankan oleh para elite partai yang menjalin kerjasama proyek dengannya. Karena itu, dia siap membongkar semua kasus yang ada. Meski nyawa taruhannya.

Saat ini, Yudi menjalani sidang kasus dugaan korupsi pengadaan alat peraga dan sarana penunjang pendidikan Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan, tahun 2011 senilai Rp 50,4 miliar. Dalam kasus ini, Yudi merasa dijebak. Tak hanya itu, istrinya pun ikut diseret-seret masalah hukum.

“Saya di sini (Kalsel) kan enggak ada urusan sama sekali, enggak pernah ke Kalsel, baru ke Kalsel, ya ditangkap ini,” keluhnya.

Tak heran, Yudi yang sakit hati karena jadi korban konspirasi siap membongkar semuanya. Pengusaha muda ini tak ingin mati penasaran.

"Kalau saya diam juga mati, ya mending saya bongkar, sama-sama matinya. Biar nggak mati penasaran. Biar publik tahu kebenarannya," terang Yudi saat ditemui Majalah detik.

sumber:detik.com
DISCLAIMER: Segala Komentar yang tertampil bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi WARTALIMA.com melainkan adalah sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim. bagi komentar yang dianggap berisi fitnah, tidak etis atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan, Redaksi berhak menghapuskan komentar dan atau menutup akses bagi pengirim.
Rina 10 Jun 2014 03:00
seandainya ini benar aduhai sangat menyedihkannya negeri ini -- semua dikorupsi -- adakah yang pernah bertanya dan mencoba kembali ke jalan yang ditetapkan oleh Alloh lewat rosulnya -- tiap keluarga di indonesia menjadi sulit mendaptakan kesejahteraan karena ulah koruptor
          1
Gtr Saroso 10 Jun 2014 06:26
Semoga kedok Anis Matta terbuka jelang Pilpres. Insya Allah.
          2
dilah 11 Jun 2014 11:42
maling teriak malih sampah ngara biadab
          3
Koalisi busuk 11 Jun 2014 18:07
Makanya PKS ngebet banget mo bubarin KPK.... #hadeeeh....
          4
Orang Desa 11 Jun 2014 20:09
Kalau iya.. tercoreng lagi nama partai islam, malu aku...
          5
ekhy 12 Jun 2014 07:11
lebih baik mati demi kebenaran, dari pada mati tanpa kejelasan ..
negeri ini memang sudah tidak ada lagi yang bisa di percaya .
biar tuhan yang membalas .
          6
Adit 13 Jun 2014 00:10
capres yg didukung partai ini ga bakalan saya pilih...
          7
charly 13 Jun 2014 04:42
Makanya, mari saudara setanah air, jangan mau kita d bodoh2i oleh sekelompok orang yg membawa agama d dalam kepentingan dan politik. Karna agama seharusnya netral. Tidak bs d sangkut paukan kepada politik dan kepentingan kelompok.
          8
joesraehan 13 Jun 2014 05:21
Gk mau rugi sendiri, udh terbongkar next bongkar yg lain...mantaaappp!
          9
KARTINA IKA SARI 13 Jun 2014 16:31
gemes banget sama partai ini...semoga kader2 militanya mau jernih melihat realitas dan berfikir bernurani..tdak sektarian,..dan berkedok "dakwah semu" yg penuh kemunafikan..Semoga Allah buka kebejatan moral orang2 yang berselimut jubah iblis..Na'udzbillah...
          10
misbah 13 Jun 2014 23:11
wkwkwkwkw... mkin brtmbh korban kbohongan yudi s. ksian az sm komentator yg ketepu... klo mmng yudi s bnr, knp kpk ga proses, pdhlkan kpk gemes bgt sm PKS krn mau d bubarin sm fahri,jgnkn yg bginian, uang yg blum smpe k lutfi az sdh d proses sm KPK... kasian...kasian...kasian utk yudi n komentator.... :-p
          11
Akagami 14 Jun 2014 00:21
Quote: misbah
wkwkwkwkw... mkin brtmbh korban kbohongan yudi s. ksian az sm komentator yg ketepu... klo mmng yudi s bnr, knp kpk ga proses, pdhlkan kpk gemes bgt sm PKS krn mau d bubarin sm fahri,jgnkn yg bginian, uang yg blum smpe k lutfi az sdh d proses sm KPK... kasian...kasian...kasian utk yudi n komentator.... :-p


Kl emg gk bner np annis gk nuntut bali
:D
biasanya paling depan ky ibu2 PKK
          12
Oguds 14 Jun 2014 02:09
Tenang saja, pasti diledakkan oleh KPK pada waktunya. Moga2 menjelang pemilihan 9 Juli nanti, setidaknya Anis Matta dijadikan tersangka. Semua akan indah pada waktunya.
          13
tutik rubi 23 Jun 2014 10:18
aduh aduh,,, nama partainya bagus,, tapi kok ternyataaaaa
          14
kent 24 Jun 2014 14:52
tnggu kbr benar apa tidaknya...
          15
betik 31 Jul 2014 17:02
jika punya informasi tp tak lapor itu namanya apa ?
          16
efendi 31 Jul 2014 17:52
saya sebagagai Pemuda Indonesia, sangat prihatin dengan ulah para Politisi ini, semoga diberikan Balasnya yang sepantasnya diterima dari yang maha kuasa dalam kehidupanya di dunia ini.
          17
Andesta 31 Jul 2014 20:12
Kalo ane boleh pendapat semua partai politik itu busukkk/ sampah termasuk yg sekrang ini
Memimpin....
Embel2 bela rakyat pasti ada menarik keuntungan
Dari rt /rw aja sudah korupsi apalagi yg di atasnya

Banyak yg berebut kursi pemimpin
Apa mereka g sadar setiap itu akan di minta pertanggung jawaba
Oleh allah . Jadi pemimpin keluarga saja sudah berat
Karena akan dipertanyakan dri anak istri harta dll
Tapi pejabat kita g mikir ksna kali ya
Apa meka g mikir
Jika di minta tanggung jawab setelah mrka mati
Haduhhh
Makin terpuruk aja nih bangsaaa

Beginilah ciri2 akhir zaman
Keimanan akan tuhan akan berkurang
          18
chank 31 Jul 2014 23:10
4 peluru maut...??????????? hellow,,,, emang ada peluru maut dibeberkan keburu jadi peluru basi kali... perasaan ini isu basi yg dulu difitnahkan perhatikan kata2 "Belum jelas apakah ada duit yang sampai ke tangan Anis" ini jg yg dituding ke lhi sampe skrg ga ada uang nya mana uang nya mana bukti nya.. ??????????? klw ke fathonah iya lah fatonah aja udh minta maaf krn bawa2 nama PKS.. kpd saudara sesama muslim jgn sampai kita mau di adu domba dgn cara begini, syp lg yg akan membela agama kita, yg jelas mereka manusia biasa yg tdk luput dr kesalahan tp mari benahi bersama.
          19
tosa 1 Aug 2014 10:45
chank@ ga ada hubunganya muslim sama partaimu,buat apa muslim berkelakuan bejat jadi pemimpin.islam jng d hub dng partai PKS,hnya untuk kedok,sudah terbukti d mana mana,semoga kalai ini allah swt membuka kedok petinggi partai pks yg banyak memfitnah dn menghina serta tersangkut korupsi
          20
pacul 1 Aug 2014 14:25
yang paling baik adalah bubarkan partai seperti ini....ga ada manfaatnya dari mulai berdiri juga, isinya cuma janji palsu, pembohongan masyarakat, ngakunya islam tingkah lakunya kaya buaya caplok sana caplok sini singpenting wani piro.....
          21
Blogger Borneo 1 Aug 2014 18:41
Kalau memang benar ada oknum elite PKS yang bermain langsung disikat aja Om, bikin rusak nama organisasi kalau kayak gini mainnya. Nila setitik rusak susu sebelanga. Btw, ada waktu bolehlah berkunjung ke blog saya di www.bloggerborneo.com. Ma kasih banyak sebelumnya yach... :-)
          22
asep dindin d 2 Aug 2014 07:26
Ini berita aslinya, sudah setahun lebih.http://m.detik.com/news/read/2013/07/02/142049/2290219/10/5/4-peluru-maut-
yudi-setiawan-untuk-elite-pks
          23
totok 2 Aug 2014 09:51
bar ji bar beh, ti ji ti beh. sampyuh.
          24
Aiden 4 Aug 2014 10:03
bagi kalian yang sudah pernah kerja di instansi pemerintahan di daerah manapun, partai apa pun, pasti kalo ada proyek minta fee, ini 1% termasuk biasa aja, ada yang pernah minta 5% buat proyek yang kecil, kalo proyek besar yang minta 1-3% aja pasti udah untung banyak, maknya banyak caleg yang berspanduk "gaji buat rakyat", ya bener buat rakyat, tp uang proyek buat dia.
          25
Arjuna Ireng 4 Aug 2014 23:19
berfikir positif z pada partai apapun,krn tujuan awal membuat partai pastinya baik klwpun jelek itu oknumnya,dan memang bnr adanya krn atasanku dl seperti itu dan kebetulan juga dr partai PKS,korupsi
          26
Iksan Sudarto 21 Aug 2014 06:50
Quote: misbah
wkwkwkwkw... mkin brtmbh korban kbohongan yudi s. ksian az sm komentator yg ketepu... klo mmng yudi s bnr, knp kpk ga proses, pdhlkan kpk gemes bgt sm PKS krn mau d bubarin sm fahri,jgnkn yg bginian, uang yg blum smpe k lutfi az sdh d proses sm KPK... kasian...kasian...kasian utk yudi n komentator.... :-p


Wahahahah ada anjingnya PKS disini :-P
          27
Blendongan 24 Aug 2014 08:34
Buabarkan pks, sudah muak melihat partai gerombolan koruptor
          28
putra 24 Aug 2014 10:38
cari duwit atas nama partai
buat kepentingan kelompok
buat kepentingan keluarga sendiri
buat perutmu sendiri........
klobu klase buat kepentingan masyarakat
mati neraka jahanam koruptor
buat yg ngerasa ja.
          29
ijun 24 Aug 2014 19:41
Hadeeeh PKS lagi PKS lagi lagi2 bikin masalah
          30
LiveZilla Live Help